Lead Up! by OSSAA: Bentuk Pemimpin Masa Depan yang Berkarakter

“Yang pasti kegiatannya (Lead Up! by OSSAA) sangat seru. Ditambah kegiatan kemarin itu juga melatih kita untuk disiplin. (dan) ketegasan dari abang-abang dan para pengurus OSSAA juga sangat berpengaruh bagi (terbentuknya) kemajuan (disiplin) diri siswa (peserta Lead Up! by OSSAA). Penyampaian materi (kedisiplinan dan kepemimpinan) juga sangat baik,” ujar Muhammad Fajar Khoiry, salah satu peserta Lead Up! by OSSAA.

“Menurut saya, kegiatan Lead Up! By OSSAA sangat efektif untuk melatih tanggung jawab, kedisiplinan, dan keberanian, serta kepemimpinan,” ungkap Muamar Mulya Daulay, salah satu peserta Lead Up! by OSSAA.

Dalam rangka membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap memimpin di masa depan, Organisasi Santri & Santriwati Al-Azhar Asy-Syarif (OSSAA) menyelenggarakan program unggulan di Kementerian Pendidikannya. Adapun tajuk dari program unggulan tersebut adalah “Lead Up! by OSSAA”. Kegiatan ini diperuntukkan bagi santri dan santriwati kelas 8 dan 9 SMP AAIBS sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter serta pengembangan soft skills yang berorientasi pada kedisiplinan dan kepemimpinan.

 

 

Dilaksanakan sejak Rabu, 30 Juli hingga Jumat, 1 Agustus 2025, kegiatan ini mengusung tema “Ready to Lead: Skills for the Future”. Selama tiga hari, para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian aktivitas yang dikemas secara interaktif, edukatif, dan menyenangkan. Tujuannya adalah untuk memperkuat kedisiplinan dan membentuk karakter kepemimpinan dengan meningkatkan kemampuan komunikasi, menanamkan semangat kerja sama, kemampuan pemecahan masalah, kepercayaan diri, dll. Para peserta Lead Up! by OSSAA dipandu langsung oleh tim TNI dari Kodam I/Bukit Barisan dan dibimbing langsung oleh kader-kader terbaik OSSAA dalam berlatih kedisiplinan dan kepemimpinan.

Tahun ini adalah tahun pertama kegiatan tersebut diselenggarakan di tingkat kelas 8 dan 9 SMP AAIBS. Adanya kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi masih dijumpainya beberapa santri/wati yang masih kurang dalam menerapkan kedisiplinan maupun ketertiban dalam kehidupan bersekolah dan berasrama di lingkungan AAIBS. Oleh karenanya, untuk menjawab masalah tersebut, maka diselenggarakanlah kegiatan ini. Sebagaimana yang disampaikan oleh presiden OSSAA masa bakti 2024-2025, Muhammad Ali Zikri Daulay,

“Lead Up! by OSSAA ini dilaksanakan karena kita melihat kedisiplinan atau ketertiban santri/wati di Al-Azhar ini masih kurang. Jadi melalui kegiatan ini (tujuannya) Adalah untuk meningkatkan kedisiplinan santri/wati di Al-Azhar Asy-Syarif. Supaya tidak ada lagi yang terlambat (datang) ke masjid, makannya teratur, dll.”

Senada dengan yang disampaikan oleh Nabila Azzahra Putri Aisyah, Menteri Pendidikan OSSAA (akhwat),

“Lead Up! by OSSAA adalah salah satu program kementerian pendidikan kami (OSSAA) yang bertujuan untuk melatih kedisiplinan siswa atau siswi Al Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara.”

Juga dengan yang disampaikan oleh pengarah kegiatan Lead Up! by OSSAA sekaligus salah satu Pembina OSSAA, Ustaz Khairul Fikri Sikumbang, S.Ag.

“Harapannya kegiatan ini bisa meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, serta kepedulian anak-anak dalam menjalani kehidupannya sehari-hari pasca menjalani kegiatan ini (Lead Up! by OSSAA.”

Kegiatan Lead Up! by OSSAA memiliki konsep serupa dengan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang biasa diselenggarakan oleh organisasi sekolah (di tempat lain), namun dengan sasaran yang berbeda. Kegiatan ini ditujukan kepada seluruh siswa kelas 8 dan 9 SMP AAIBS, baik yang berminat menjadi anggota OSSAA maupun tidak. Menteri Pendidikan OSSAA mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi ajang untuk melatih kedisiplinan dan kepemimpinan, sekaligus menjaring bibit-bibit unggul yang akan meneruskan perjuangan OSSAA di masa depan.

“Bisa dibilang sama (dengan LDK), namun mereka (peserta Lead Up!) belum masuk OSSAA, jadi ini semacam pembekalan (mereka) sebelum masuk menjadi anggota OSSAA. Meskipun para peserta Lead Up! belum resmi menjadi anggota OSSAA, banyak di antara mereka yang menunjukkan minat tinggi untuk bergabung (dengan OSSAA),” ujar Menteri Pendidikan OSSAA.”

Ketua Panitia Kegiatan Lead Up! by OSSAA, Syauqillah Fayyadh Lubis, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan dan mencari kader-kader pemimpin OSSAA di masa depan.

“Pelatihan ini bukan sekedar pelatihan, namun pelatihan menuju perubahan.”

Beberapa aktivitas utama dalam program ini di antaranya adalah: Games, Leadership Class, PBB (Peraturan Baris-Berbaris), Malam Keakraban, dan Jurit Malam. Masing-masing kegiatan memiliki pendekatan yang dirancang untuk mengasah sisi emosional, intelektual, dan sosial peserta.

 

Pembukaan

Kegiatan Lead Up! by OSSAA diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara sebagai simbol kecintaan para peserta kegiatan terhadap negara dan almamaternya. Lalu dilanjutkan dengan penyampaian sambutan yang dilakukan oleh Syauqillah Fayyadh, selaku Menteri Pendidikan OSSAA dan Muhammad Ali Zikri Daulay, selaku Presiden OSSAA. Kemudian  Kepala Asrama, Ustaz Taufiq Fadillah, Lc. M.A., menyambung sambutan. Beliau berpesan kepada seluruh peserta Lead Up! by OSSAA agar mengikuti kegiatan dengan baik sesuai dengan arahan panitia yang bertugas. Pasca memberikan sambutan, beliau kemudian secara resmi membuka kegiatan Lead Up! by OSSAA.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Kepala Pengasuhan yang didampingi Wakil Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Bidang Kesiswaan dan Hubungan Masyarakat, Kepala Sekolah SMP, Presiden OSSAA, dan Menteri Pendidikan OSSAA, kepada perwakilan peserta kegiatan hari ini, yakni para murid kelas 8 SMP AAIBS. Sebelum ditutup, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa, berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi para pihak yang terlibat. Lalu acara ditutup dengan sesi foto bersama para peserta, panitia, dan jajaran manajerial yang hadir dalam acara pembukaan Lead Up! by OSSAA.

 

Latihan Kedisiplinan hingga Kepemimpinan

Pada hari pertama kegiatan, pesertanya adalah para murid kelas 8 SMP AAIBS. Sementara untuk murid-murid kelas 9, dijadwalkan mengikuti kegiatan pada hari kedua penyelenggaraan Lead Up! by OSSAA. Setelah acara resmi dibuka, para panitia (OSSAA) kemudian membagi kelompok peserta. Masing-masing kelompok selanjutnya membuat dan menampilkan yel-yel mereka. Lalu dilanjutkan dengan bermain games seru yang melatih kekompakan di antara mereka.

Pada sesi Games, peserta diajak bermain dalam tim mulai dari estafet sarung lalu menggunakan tali jaring untuk membawa bola menuju titik tertentu. Permainan ini melatih kekompakan, koordinasi, dan komunikasi antaranggota tim. Selain itu, ada pula tantangan meniup bola pingpong dalam 5 cup berisi air yang disusun berjajar — sebuah latihan konsentrasi dan pengendalian napas yang menyenangkan. Kedua jenis permainan ini membawa antusiasme tinggi dari peserta, dan menjadi ice breaking yang membangun ikatan di awal kegiatan.

Acara selanjutnya adalah sesi leadership dibawakan oleh Ustaz Muhammad Adam Rizky, S.Pd., dan Ustaz Muhammad Satria Zarkasi, M.Pd. Dalam kelas yang bersifat reflektif dan inspiratif ini, para peserta akan dibekali materi seputar kepemimpinan: tanggung jawab, pengambilan keputusan, pengendalian emosi, pemecahan masalah, nilai-nilai dasar kepemimpinan Islami. Dengan metode diskusi dan studi kasus sederhana, santri didorong untuk lebih percaya diri dan berpikir kritis dalam menghadapi tantangan.

“Jadi kepemimpinan itu menjadi materi yang bisa dipakai anak-anak untuk basic (dasar) menjadi seorang pemimpin. Contohnya, anak-anak bisa mengetahui bagaimana caranya memengaruhi orang lain untuk berbuat baik, bisa menjadi contoh yang baik, kemudian juga bisa menjadi orang yang memikirkan orang banyak, namun (tetap) melibatkan orang banyak juga untuk memecahkan solusi secara bersama-sama,” ungkap Ustaz Adam.

 

Tidak hanya diberikan materi secara teoretis, para peserta Lead Up! by OSSAA juga diberikan pengalaman untuk mempraktikkan materi yang baru saja didapatkannya. Praktikum yang dipandu langsung oleh Ustaz Adam, dilakukan dengan balutan permainan agar para peserta tidak terlalu jenuh dalam mengikuti rangkaian kegiatannya. Misalnya seperti materi tentang bagaimana cara bekerja sama, kemudian dipraktikkan langsung dengan games kekompakan. Begitu pun dengan materi bagaimana cara mengendalikan emosi, juga dipraktikkan langsung dengan permainan yang berhubungan dengan pengendalian emosi.

“Walaupun secara momen agak sedikit lesu, karena waktunya sudah jam-jam lelah, namun anak-anak bisa (tetap) antusias untuk mengikuti materi sampai akhir,” tambahnya.

 

Selain itu, Ustaz Muhammad Satria Zarkasi M.Pd., dalam materinya menyampaikan bahwa dengan diberikannya materi seputar kepemimpinan kepada para peserta Lead Up! by OSSAA, harapannya dalam diri para peserta dapat tumbuh kesadaran bahwa setiap dari mereka adalah pemimpin, mampu memulai untuk mengenal potensi yang ada di dalam diri masing-masing dan percaya diri untuk mengembangkan potensinya tersebut.

Beliau juga berharap agar mereka mampu untuk membangun kepribadian pemimpin yang memiliki growth mindset and always optimist. Tak lupa, beliau juga berpesan kepada para peserta agar kelak di kemudian hari mereka dapat menjadi pemimpin yang disiplin dan teladan. Sebagaimana Rasulullah saw. dan para sahabat selaku figur pemimpin disiplin dan teladan.

Selain materi dari para Ustaz, kegiatan ini juga dipandu oleh tim TNI dari Kodam I/Bukti Barisan. Adapun latihan pertama yang dilakukan bersama tim TNI dari Kodam I/Bukit Barisan adalah dengan melaksanakan latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Dengan melaksanakan PBB, para peserta dilatih untuk disiplin dengan mengikuti setiap arahan/instruksi gerakan yang disampaikan oleh instruktur maupun ketua kelompoknya. Selain kedisiplinan, melalui latihan PBB, juga akan terbangun rasa kebersamaan lewat keseragaman dan keserentakan gerakan yang mereka lakukan selama melaksanakan PBB. Khusus bagi ketua kelompok, juga dapat terlatih karakter kepemimpinan dan tanggung jawabnya dalam memimpin para anggotanya.

Latihan berikutnya adalah latihan fisik. Mereka bukan hanya sekadar dilatih untuk sekadar mendapatkan kebugaran jasmani saja, melainkan juga kedisiplinan dengan mengikuti arahan yang diberikan oleh tim instruktur dalam latihannya. Selain itu, juga ada latihan membuat dan menampilkan yel-yel kelompok. Latihan tersebut dapat melatih kepercayaan diri, berani menyampaikan gagasan, berdiskusi, pengendalian emosi, mendengar saran-saran, melatih memecahkan persoalan, dan melatih kekompakan).

Malam Keakraban menjadi ruang untuk saling mengenal, berbagi cerita, dan membangun ukhuah antarangkatan. Malam tersebut diisi dengan permainan ringan, sesi curhat kelompok, dan ditutup dengan momen hangat duduk melingkar mengelilingi api unggun, sambil berbagi kisah dan menyanyikan lagu-lagu kebersamaan yang mencairkan suasana. tak luput juga kudapat nikmat tersaji dalam momen hangat tersebut.

Sebagai puncak, Jurit Malam dirancang untuk menguji keberanian, kerja sama, dan kemampuan problem solving yang sangat berguna untuk membentuk karakter kepemimpinan dalam diri setiap individu. Mengikuti kegiatan jurit malam dalam suasana malam yang menantang namun tetap aman dan menyenangkan menjadi pengalaman tak terlupakan yang banyak dinanti oleh para peserta. Selepasnya, para peserta melanjutkan aktivitas dengan menjalankan ibadah salat tahajud dan dilanjutkan dengan salat subuh sebagai bentuk penghambaan diri kepada Allah SWT. lalu mereka kembali ke asrama untuk bersiap-siap sebelum kemudian melaksanakan sarapan pagi.

Latihan kedisiplinan maupun kepemimpinan yang dilatihkan kepada para peserta Lead Up! by OSSAA, tidak hanya terbatas pada penyampaian yang bersifat materi saja, melainkan juga pada hal-hal sederhana pada saat jam makan, salat, tidur, dll. Pada saat salat, para peserta diarahkan langsung oleh panitia untuk segera menuju masjid agar dapat menjalankan ibadah salat secara berjamaah dan tepat waktu. Begitu pun setelah selesai salat, mereka juga langsung diarahkan untuk segera berkumpul dan tepat waktu untuk melaksanakan agenda berikutnya.

Dalam urusan makan, mereka juga dilatih untuk disiplin waktu dengan memulai dan mengakhiri makan secara tepat waktu sesuai dengan yang ditentukan oleh panitia. Begitu pun ketika masuk waktu tidur dan bangun untuk kembali beraktivitas. Melalui hal-hal sederhana seperti itu, latihan kedisiplinan dapat diterapkan sehingga harapannya kebiasaan baik dalam hal disiplin dapat perlahan-lahan terbentuk pada diri para peserta Lead Up! by OSSAA.

 

Penutupan

Di hari ketiga (Jumat, 1 Agustus 2025), kegiatan Lead Up! by OSSAA resmi ditutup. Mengawali sambutan pada momen penutupan ini, Menteri Pendidikan OSSAA, Nabila Azzahra Putri Aisyah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada rekan-rekan OSSAA masa bakti 2024-2025 yang telah membantu menyukseskan program Kementerian Pendidikan OSSAA (akhwat). Kemudian juga ia tak lupa berterima kasih kepada para peserta Lead Up! by OSSAA yang telah mengikuti kegiatan hingga tuntas dengan penuh semangat. Tak lupa, Presiden OSSAA (akhwat), Rania Almira Syahni, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para panitia dan para peserta yang telah menyukseskan acara tersebut.

“semoga acara Lead Up! by OSSAA ini bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi adik-adik. Semoga ke depannya kegiatan ini (Lead Up! by OSSAA) dapat membakar semangat adik-adik semua dan dapat mengembangkan kedisiplinan adik-adik dalam proses menuntut ilmu ke depannya,” ungkapnya.

Senada dengan yang disampaikan oleh Ustaz Didi Rianto, S.Pd., Gr., selaku Kepala SMP AAIBS dalam sambutannya,

“Ustaz harap ini (Lead Up! by OSSAA) bisa meningkatkan kedisiplinan kakak sama abang sekalian. Ustaz harap dengan satu kali peringatan sudah cukup, tidak perlu teriak-teriak, tidak perlu hukuman segala macam. Dan ustaz harap juga bisa meningkatkan kedisiplinan kita semua agar kita bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

Selepas sambutan, kemudian dilanjutkan dengan pencabutan tanda peserta secara simbolis oleh Koordinator Kegiatan, Ustazah Diana Inggrid, S.Sos., yang didampingi Kepala MA dan SMP beserta Wakasek, Presiden dan Menteri Pendidikan OSSAA. Pencabutan tanda peserta tersebut juga sekaligus menjadi penanda bahwa para peserta telah selesai mengikuti kegiatan Lead Up! by OSSAA di tahun ini.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pengumuman sekaligus pembagian hadiah untuk peserta dan kelompok terbaik. Adapun peserta terbaik masing-masing diraih oleh: Bilal Raihan Islam (kelas 8 ikhwan), Dea Amira Jogi (kelas 8 akhwat), Lutfie Pratama (kelas 9 ikhwan), dan Annisa Larasari (kelas 9 akhwat). Sementara untuk kelompok terbaik masing-masing diraih oleh: Kelompok Ibnu Battuta (kelas 8 ikhwan), kelompok Sarah Al-Amiri (kelas 8 akhwat), kelompok Ahmad Yani (kelas 9 ikhwan), dan kelompok Rasuna Said (kelas 9 akhwat).

Sebelum diakhiri, para panitia beserta para peserta dan jajaran manajerial pun berdoa bersama untuk memohon keberkahan dari acara ini agar para pihak yang terlibat dapat mengambil hikmah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian setelahnya kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Melalui Lead Up! by OSSAA, diharapkan santri dan santriwati SMP AAIBS, tak hanya menjadi pribadi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai kepemimpinan yang kuat untuk kehidupan masa depan. Juga kegiatan ini dapat terus menjadi wadah yang efektif dalam membentuk pemimpin-pemimpin muda yang berdisiplin, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi Al Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara dan masyarakat luas. Aamiin Allahuma Aamiin.

Leave a Comment