Neatness Class OSSAA: Edukasi Kerapian Berpakaian bagi Murid Ikhwan Tahun Ajaran 2025/2026
Organisasi Santri dan Santriwati Al-Azhar Asy-Syarif (OSSAA) kembali menggelar salah satu program kerja unggulannya melalui Kementerian PSDM (Pemberdayaan Sumber Daya Manusia), yakni Neatness Class. Program ini khusus ditujukan kepada para murid ikhwan tahun ajaran 2025/2026 sebagai bentuk pembiasaan dan pembinaan kerapian dalam berpakaian sesuai nilai-nilai ketertiban dan etika seorang santri.
Kata neatness sendiri secara harfiah berarti “kerapian” atau “ketertiban“. Dalam konteks kegiatan ini, neatness tidak hanya dimaknai sebagai penampilan luar, namun juga mencerminkan ketertiban hati, kedisiplinan, dan bentuk penghormatan terhadap lingkungan belajar serta nilai-nilai Islam. Karenanya, OSSAA menitikberatkan edukasi ini pada tata cara berpakaian rapi dan benar, mulai dari penggunaan sarung hingga peci.

Para peserta diajarkan secara langsung mengenai teknik mengenakan sarung dan peci dengan benar. Untuk sarung, dimulai dari pemilihan sarung yang sesuai ukuran tubuh, dilanjutkan dengan proses pelipatan vertikal yang rapi, serta penggulungan yang nyaman dan tidak terlalu longgar atau ketat. Sarung harus dipastikan tidak mengganggu pergerakan serta tetap terjaga estetikanya saat dikenakan.


Begitu pula dengan penggunaan peci. Peci yang dikenakan harus menyesuaikan bentuk wajah, diposisikan dengan tepat di atas dahi, dan tidak terlalu menutupi bagian depan kepala. Peserta juga diberi arahan untuk memilih model peci yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi acara, agar tampilan tetap sopan dan mencerminkan kerapian yang Islami.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan rasa ingin tahu. Salah satu murid kelas VII, Ziyad, mengatakan,
“Neatness Class ini mengajarkan kami bukan hanya tampil rapi, tapi juga menanamkan rasa tanggung jawab dan adab. Ternyata, cara kita berpakaian bisa menunjukkan kedisiplinan dan kepedulian kita sebagai seorang santri.”

Sementara itu murid lainnya menambahkan,
“Saya jadi paham bahwa memakai sarung dan peci itu tidak asal pakai. Ada aturan dan adabnya. Dan ketika kita melakukannya dengan benar, rasanya jadi lebih percaya diri dan nyaman.”
Dengan terselenggaranya Neatness Class ini, OSSAA berharap para murid ikhwan dapat menerapkan kebiasaan berpakaian rapi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar. Edukasi semacam ini menjadi langkah awal dalam membentuk karakter santri yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga santun dalam sikap dan penampilan.

