Parents Teachers Conference: Momentum Elaborasi Dan Kolaborasi Dalam Menyiapkan Generasi Muslim Intelektual, Pemimpin Global

“Alhamdulillah sebenernya kegiatan ini cukup diapresiasi ya. Karena engga banyak sekolah yang memberi keterbukaan sama orang tua murid untuk saling berdiskusi dalam rangka pembangunan atau bekerja sama untuk membangun anak-anak kita dalam pendidikannya. Saya yakin kalau ini (Parents Teachers Conference) terus berjalan dan Al-Azhar membuka pintu masukan dari orang tua murid. Insyaallah Al-Azhar akan MUMTAZ,” tegas Bapak Ridwan Nasution, Orang Tua dari Ananda Al-Fath dan Fathul Hilmi.

 

Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara (AAIBS), baru saja menyelenggarakan kegiatan yang amat penting di awal tahun ajaran 2025/2026 ini, yakni kegiatan Parents Teachers Conference (PTC). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula SD Islam AAIBS sejak Kamis, 10 Juli 2025 sampai dengan Sabtu (12 Juli 2025), untuk kelas 1–6 Sekolah Dasar (SD). Lalu untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Aliyah (MA) sama-sama diselenggarakan di Auditorium MAFASA Building Lantai 3, AAIBS, pada Sabtu, 12 Juli 2025 (SMP: pagi–siang, MA: siang–sore).

 

 

Bapak Direktur AAIBS, Dr. Muhammad Adyan Simanjuntak, S.T., M.M., masing-masing kepala dan wakil kepala sekolah (SD, SMP, dan MA), kepala pengasuhan, para koordinator, jajaran staf dan manajerial, para wali kelas, guru-guru mata pelajaran dan tahfiz, perwakilan Al-Azhar Asy-Syarif Global Alumni Network (AAS-GAN), Psikolog, beserta para orang tua murid (OTM), turut hadir dalam gelaran acara tersebut.

Parents Teacher Conference adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan di tiap semesternya. Forum ini merupakan media bagi pihak sekolah untuk menyampaikan berbagai hal seputar sekolah, asrama, dan tumbuh kembang murid kepada para OTM. Selain bersifat sebagai forum elaborasi berbagai informasi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kesepahaman dan kolaborasi di antara pihak sekolah dan para OTM dalam mendidik, membersamai, dan mengawal tumbuh kembang Ananda-Anandanya di AAIBS.

 

 

Pada tahun ini tema PTC yang diusung untuk tingkat SD adalah “Dari Rumah ke Sekolah, Untuk Masa Depan Mereka”. Kemudian tingkat SMP mengusung tema “Menguatkan Ukhuah, Menyatukan Niat, Mendidik Dengan Hati”. Sementara pada tingkat MA, tema yang diusung adalah “Menyatukan Langkah, Meneguhkan Komitmen: Kolaborasi Awal Wujudkan Generasi Qur’ani, Unggul, dan Berkarakter”.

 

Format Penyelenggaraan yang Berbeda

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang dilakukan serentak untuk semua kelas di waktu dan tempat yang bersamaan, PTC kali ini justru dilaksanakan dengan format baru, yakni secara terpisah untuk tiap kelasnya. Bapak Dr. Muhammad Adyan Simanjuntak, S.T., M.M., selaku direktur AAIBS menyatakan bahwa tujuan dari diterapkannya format baru tersebut adalah semata-mata untuk meningkatkan proses komunikasi antara pihak sekolah dengan para OTM. Dengan forum yang lebih kecil, harapannya akan tercipta suasana yang lebih intim dan muncul dialog-dialog yang lebih interaktif di antara kedua belah pihak (sekolah dan OTM).

 

 

Lebih lanjut, pak Direktur AAIBS memberikan contoh jika forumnya digelar secara bersamaan untuk semua kelas, biasanya hanya 3 OTM yang berbicara. Namun jika forumnya dilaksanakan secara terpisah untuk setiap kelas, semisal ada 3 kelas dan di masing-masing kelas tersebut ada 3 OTM yang bertanya maupun memberi masukan, maka yang terjadi adalah, sedikitnya ada 9 pertanyaan maupun masukan yang diterima oleh pihak sekolah. Dengan masukan yang lebih banyak, maka evaluasi yang dilakukan akan lebih detail dan perbaikan yang akan dilaksanakan akan jauh lebih menyeluruh lagi.

“Sekarang kita buat per kelas supaya kita bisa memberikan informasi secara lebih terarah dan informasi feedback yang diberikan oleh orang tua terhadap tumbuh kembang anaknya selama memberikan Amanah pendidikan kepada sekolah ini bisa lebih maksimal,” jelas Pak Direktur.

 

Pemaparan Pihak Sekolah Kepada Orang Tua Murid

Dalam kegiatan Parents Teacher Conference kali ini, pihak sekolah memaparkan berbagai macam informasi seputar sekolah beserta seluruh sistem yang berjalan di dalamnya. Mulai dari profil sekolah, visi dan misi, fasilitas, nilai-nilai (5 pilar pendidikan dan 5 pilar karakter), kurikulum yang digunakan (Diknas, Azhari, dan Cambridge), program kerja selama satu tahun ke depan (termasuk program baru), profil tenaga pendidik dan wali kelas, capaian survei pada penyelenggaraan pendidikan di tahun ajaran sebelumnya (beserta evaluasinya), capaian/prestasi yang diraih oleh sekolah dan para muridnya pada periode ajaran tahun lalu, juga peraturan/tata tertib yang berlaku di kelas maupun di asrama, serta gambaran kehidupan bersekolah dan berasrama di AAIBS, dll.

 

 

Berbagai poin pemaparan tersebut, semata-mata ditujukan untuk menjadikan para orang tua murid (OTM) dapat mengenal lebih dalam tentang Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara dengan berbagai hal yang ada dan melingkupinya. Dengan OTM murid lebih mengenal sekolah, diharapkan dapat tumbuh kesepahaman dan rasa percaya yang kuat dalam diri mereka dalam mengamanahkan pendidikan Anandanya di sekolah ini. Sehingga terjalin kemitraan yang kolaboratif di antara pihak sekolah dan OTM dalam mendidik, membersamai, dan mengawal tumbuh kembang Anandanya di AAIBS.

 

Pemaparan Psikolog

Dalam rangkaian acara PTC tahun ini, terdapat sesi pemaparan laporan hasil pemeriksaan psikologi peserta didik kepada para OTM. Pemaparan tersebut disampaikan langsung oleh Fatma Indriani M. Psi., Psikolog. Para orang tua yang sebelumnya telah menerima lembar kertas berisi hasil laporan pemeriksaan psikologi Ananda mereka, kemudian diberikan penjelasan mengenai konsep-konsep umum dari proses pemeriksaan psikologi yang telah sekolah lakukan. Misalnya seperti konsep dasar terkait inteligensi dan minat bakat, bagaimana proses kerjanya, apa saja yang memengaruhinya, dampaknya bagaimana, dan seperti apa cara menyikapinya. Hal-hal tersebut dipaparkan secara detail oleh pemateri agar para orang tua dapat memahami apa makna dan dasar pertimbangan dari hasil pemeriksaan psikologis Anandanya. Juga mengetahui apa yang perlu mereka lakukan untuk menyikapi hasil laporan pemeriksaan psikologis Anandanya tersebut.

 

 

Proses Diskusi

Forum PTC tahun ajaran 2025/2026 berjalan dengan cukup dialogis. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya beberapa masukan dan pertanyaan yang disampaikan oleh para orang tua murid kepada pihak sekolah. Masukan dan pertanyaan yang diajukan pun cukup beragam. Ada yang memberi masukan untuk menambahkan program tertentu pada kegiatan belajar para murid di dalam maupun di luar jam kelas. Ada yang bertanya seputar sistem dan mekanisme pembelajaran. Ada juga yang bertanya untuk memperjelas atau sekadar meng-crosscheck interpretasinya terhadap peraturan/tata tertib di sekolah dan di asrama. Dan bahkan ada yang menyampaikan kritik membangun atas proses pembelajaran di sekolah yang memengaruhi capaian Anandanya. Berbagai masukan, kritik, dan pertanyaan tersebut alhamdulillah dapat diterima dan dijawab dengan baik oleh pihak sekolah untuk kemudian dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan di kemudian hari.

 

Testimoni Alumni

Tak ketinggalan pula perwakilan dari Al-Azhar Asy-Syarif Global Alumni Network (AAS-GAN) yang turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan PTC tahun ini. Dalam sambutannya, ketua umum AAS-GAN masa bakti 2025–2028, Muhammad Fathran Vayruz Matondang menegaskan bahwa Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara memanglah benar-benar mempersiapkan para muridnya untuk menggapai cita-cita dan benar-benar menjaga kualitas pendidikannya. Hal tersebut telah dirasakan dan dibuktikannya secara langsung semasa ia menjadi siswa AAIBS selama 6 tahun lamanya.

“Saya pribadi merasakan betul bahwa Al-Azhar Asy-Syarif ini benar-benar mempersiapkan anak-anaknya untuk menggapai cita-cita mereka. Terbukti apabila banyak dari teman-teman kami yang telah diterima di PTN favorit, baik di dalam maupun di luar negeri. Ini menandakan bahwa Al-Azhar Asy-Syarif benar-benar menjaga kualitas Pendidikan mereka. Untuk itu saya mengajak Abi dan Umi untuk yakin dan percaya menitipkan anak-anaknya di sekolah Al-Azhar Asy-Syarif ini karena di sini tempat yang sangat cocok untuk mendidik generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, dan serius untuk menggapai cita-cita,” ujarnya.

 

Apresiasi Orang Tua Murid

PTC tahun ini juga cukup mendapat sambutan dan apresiasi positif dari para OTM. Hal tersebut dikarenakan banyak dari mereka yang merasa mendapatkan manfaat dari adanya acara ini, khususnya terkait keterbukaan informasi dan tanggung jawab pihak sekolah sebagai penyelenggara pendidikan dari Ananda-Ananda mereka. Sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Ridwan Nasution, OTM dari Ananda Al-Fath dan Fathul Hilmi.

“Jadi saya pikir ini perlu diapresiasi sekali lagi dan perlu dipertahankan. (dengan adanya PTC) Kita OTM mengetahui apa yang akan dilakukan oleh pihak sekolah terhadap anak-anak kita dalam satu tahun ke depan. Yang kedua kita juga tahu hasil dari perkembangan anak berdasarkan psikotest mereka. Tidak banyak sekolah yang menerima anak murid dengan melakukan psikotest, ya saya pikir hanya Al-Azhar yang melakukan ini demi perkembangan anak. Jadi itu sangat positif dan perlu dipertahankan,” pungkasnya.

 

Hal senada juga disuarakan oleh Ibu Riri Heriyani Marpaung, OTM dari Sultan Ahmad Azizi Dalimunthe,

“Saya gak nyangka banget loh acara PTC-nya seperti ini,” kagumnya.

 

Di penghujung acara, juga dilakukan penandatanganan pakta integritas terkait berbagai peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah dan asrama AAIBS oleh pihak sekolah, orang tua murid, dan para murid. Penandatanganan pakta integritas tersebut merupakan bentuk simbolis atas komitmen para pihak dalam upaya mempersiapkan terbentuknya generasi muslim Intelektual, pemimpin global.

Pertemuan ini juga menjadi momentum awal bagi pihak sekolah dan para OTM saling mengelaborasi dan berkolaborasi untuk mendampingi para Anandanya dalam menempuh pendidikan di Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara. Terima kasih kami sampaikan kepada Abi/Umi yang telah berkenan menghadiri kegiatan PTC tahun ini. Sebab pendidikan terbaik selalu lahir dari kerja sama yang baik di antara orang tua di rumah dan orang tua di sekolah (para guru).

“Terima kasih juga kepada abi dan umi yang sudah mempercayakan Pendidikan anak-anaknya di sekolah ini. Insyaallah kami di sini juga akan semaksimal mungkin memberikan Pendidikan layanan pendidikan kepada Ananda-Ananda nantinya, sehingga mereka dapat mendapatkan bekal untuk mengarungi kehidupan di persaingan-persaingan global saat ini,” ujar Ustaz Muhammad Ramadhansyah, M.Pd., Kepala MA AAIBS.

Leave a Comment